Dalam dunia pengelasan (welding), sertifikasi dan penguasaan posisi pengelasan adalah penentu kelas seorang welder. Salah satu posisi yang paling menantang namun wajib dikuasai untuk proyek konstruksi berat, perkapalan, dan pipa adalah posisi 3G (Vertikal).
Mengelas dengan arah vertikal (dari bawah ke atas atau sebaliknya) memiliki tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi dibanding posisi flat (1G) atau horizontal (2G). Mengapa? Karena Anda harus bertarung dengan gaya gravitasi yang siap membuat cairan logam las melorot ke bawah.
Artikel ini akan mengupas tuntas cara mengelas 3G dengan metode SMAW (Shielded Metal Arc Welding) menggunakan teknik yang benar agar hasil pengelasan Anda matang, rapi, dan lolos uji visual maupun X-Ray.
Apa itu Posisi Las 3G?
Posisi 3G adalah teknik pengelasan sambungan tumpul (butt joint) pada pelat baja yang diposisikan secara vertikal atau tegak.
Secara umum, ada dua arah pergerakan dalam cara mengelas 3G:
-
Vertical Up (Uphill): Mengelas dari arah bawah ke atas. Teknik ini paling sering digunakan karena menghasilkan penetrasi (penembusan) yang dalam dan kuat pada pelat tebal.
-
Vertical Down (Downhill): Mengelas dari atas ke bawah. Biasanya digunakan untuk pelat yang lebih tipis karena prosesnya cepat dan panas yang dihasilkan lebih rendah.
Catatan: Panduan di bawah ini akan berfokus pada teknik Vertical Up (Uphill) yang menjadi standar uji sertifikasi.
Persiapan Sebelum Mengelas 3G
Sebelum menyalakan busur las, persiapan material sangat menentukan hasil akhir.
-
Pembuatan Bevel (Sudut Kemiringan): Buat bevel pada kedua tepi pelat dengan sudut sekitar 30° - 35° (sehingga membentuk sudut 60°- 70° saat disatukan).
-
Root Gap & Root Face: Berikan jarak celah (root gap) sekitar 2mm - 3.2mm agar cairan las bisa menembus ke bagian belakang pelat secara sempurna.
-
Kebersihan Material: Bersihkan area bevel dari karat, sisa gerinda, dan oli menggunakan sikat baja.
Langkah demi Langkah Cara Mengelas 3G (Vertical Up)
1. Setelan Ampere yang Tepat
Karena kita melawan gravitasi, setelan Ampere untuk posisi 3G biasanya lebih rendah 5% hingga 10% dibandingkan saat Anda mengelas posisi flat (1G). Jika Ampere terlalu tinggi, cairan las akan terlalu encer dan langsung jatuh menumpuk di bawah (sagging).
-
Contoh: Jika pada posisi flat Anda menggunakan kawat las 3.2mm di 110 Ampere, untuk posisi 3G turunkan ke sekitar 95 - 100 Ampere.
2. Pengelasan Jalur Akar (Root Pass)
Jalur pertama bertujuan untuk menyatukan celah bevel (root gap).
-
Gunakan teknik pengetukan (keyhole technique). Pastikan muncul lubang kecil seperti lubang kunci di depan busur las, yang menandakan kawat las telah menembus pelat dengan sempurna.
-
Jaga busur las sependek mungkin agar cairan tidak meleleh ke bawah.
3. Teknik Ayunan (Weaving) untuk Jalur Pengisi & Penutup
Untuk jalur pengisian (filler) dan penutup (capping), Anda tidak bisa hanya berjalan lurus. Anda harus mengayunkan kawat las. Dua pola ayunan yang paling direkomendasikan dalam cara mengelas 3G adalah Pola Z atau Pola C.
-
Kunci Utama Ayunan: Hold on sides, move fast in the middle. (Berhentilah sejenak di ujung kiri dan kanan ayunan, lalu bergeraklah dengan cepat saat melewati bagian tengah).
-
Mengapa harus berhenti di pinggir? Untuk mengisi cerukan bevel dan mencegah terjadinya cacat las bernama undercut (pinggiran las coak/kurang terisi).
4. Sudut Kawat Las (Electrode Angle)
Sudut kawat las terhadap pelat vertikal sangat krusial. Jaga sudut dorong (travel angle) sebesar 10° hingga 15° mengarah ke atas. Sudut ini berfungsi untuk memanfaatkan tekanan busur las guna "menahan" cairan logam agar tidak melorot ke bawah.
Cacat Las yang Sering Terjadi pada Posisi 3G
-
Undercut: Terjadi karena terlalu cepat berpindah di area pinggir ayunan atau Ampere terlalu tinggi.
-
Slag Inclusion: Ampas las (terak) terjebak di dalam logam las. Ini sering terjadi jika Anda kurang bersih saat menggerinda sisa slag pada jalur sebelumnya.
-
Cold Lap / Lack of Fusion: Logam las menumpuk di bawah tanpa menyatu sempurna dengan logam dasar, akibat travel speed (kecepatan tangan) yang terlalu lambat.
Kesimpulan
Menguasai cara mengelas 3G membutuhkan jam terbang dan kontrol tangan yang stabil. Kuncinya terletak pada kemampuan Anda membaca pergerakan cairan las (weld pool) dan konsistensi waktu berhenti (dwell time) di setiap sisi ayunan.
Selalu bersihkan terak las secara total menggunakan palu ketok dan sikat baja di setiap pergantian jalur sebelum melanjutkan ke tahap capping untuk hasil akhir yang halus dan profesional.